PROGRAM REHABILITASI BENCANA BANJIR

PROVINSI SULAWESI SELATAN

 

 

 

1.           UMUM

 

Pada tanggal 20 Juni 2006 bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan. Bencana ini melanda Kabupaten Sinjai, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, dan Bone. Hingga Senin tanggal 27 Juni 2006, korban tewas tercatat mencapai 214 orang dan korban hilang mencapai 45 orang. Sedangkan jumlah pengungsi per tanggal 26 Juni 2006 mencapai 6.400 orang. Kerusakan akibat banjir hampir merata, terutama di Kabupaten Sinjai.

 

1.1       DAMPAK BANJIR DAN LONGSOR

 

Dampak banjir dan longsor yang menimpa Provinsi Sulawesi Selatan menimbulkan korban jiwa dan kerusakan yang cukup besar. Berikut ini adalah rincian korban dan kerusakan yang diambil dari berbagai sumber.

 

Tabel 1.1. Data korban akibat banjir dan longsor

No.

Kabupaten/

Kecamatan

Korban tewas

(Jiwa)

Luka Berat

(Jiwa)

Korban Hilang

(Jiwa)

1.

Kabupaten Sinjai

201

26

62

2.

Kabupaten Bulukumba

8

8

 

3.

Kabupaten Bantaeng

2

12

 

4.

Kabupaten Jeneponto

3

0

 

Data per tanggal 29 Juni 2006

 

 

 

Tabel 1.2 Data kerusakan akibat banjir dan kerusakan

No.

Kabupaten

Kerusakan

Kecamatan/Desa Kelurahan

Bangunan

Prasarana Lain

1.

Kabupaten Sinjai

537 unit

675 ha tambak, 3.348 ha pertanian dan hortikultura

2.

Kabupaten Bulukumba

 

93.567 ha tambak udang dan rumput laut serta 4.449 ha padi

Data per tanggal 29 Juni 2006

 

1.2       PENGUNGSIAN DAN POSKO KABUPATEN SINJAI

 

Bencana banjir dan tanah longsor mengakibatkan para penduduk yang menjadi korban harus mengungsi. Saat ini, di beberapa titik terdapat lokasi-lokasi yang rawan terjadi longsor sehingga sebanyak 8.053 orang dari Kabupaten Sinjai harus diungsikan sebagai langkah antisipasi untuk menghindari terjadinya korban yang lebih banyak bila terjadi longsor.

 

Sedangkan di Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba tidak ada tempat penampungan pengungsi. Berikut adalah data-data lokasi pengungsian dan jumlah pengungsi yang didapat dari Posko Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Sinjai.

 

Tabel 1.3  Lokasi Penampungan Pengungsi di Kabupaten Sinjai

No.

Kecamatan/Desa

Lokasi

Penampungan

Jumlah Pengungsi (Jiwa)

Keterangan

1.

Kec. Sinjai Utara

 

315

jiwa

 

 

- BLK Sinjai

BLK

65

jiwa

 

 

- Kel. Biringere

 

250

jiwa

 

2.

Kec. Sinjai Timur

 

748

jiwa

 

 

Saukang, Linrung, Bongki, Tongke-Tongke, Sanjai

 

748

jiwa

 

3.

Kec. Sinjai Tengah

 

2770

jiwa

 

 

- Desa Kompang

 4 buahh titik pengungsi

450

jiwa

Posko Gabungan PMI

 

- Desa Gantareng

15 buahh titik pengungsi

1000

jiwa

 

 

- Desa Pattongko

Kantor desa & SD

1320

jiwa

 

4.

Kec. Sinjai Barat

 

1908

jiwa

 

 

- Desa Bonto Lempangan

 

42

jiwa

 

 

- Dsn. Karampuang

 

335

jiwa

 

 

- Dsn. Rumpala

 

1024

jiwa

 

 

- Dsn. Ambi/Hulo

 

315

jiwa

 

 

- Dsn. Balolangiri

 

154

jiwa

 

 

- Pengungsi Coddonge S. Borong

 

38

jiwa

 

5.

Kec. Sinjai Selatan

 

1293

jiwa

 

 

- Polewali

SD 208 Polewali

235

jiwa

 

 

- Songing

Ds. Songing

68

jiwa

 

 

- Puncak

Lempangan

273

jiwa

 

 

- Palangka + Polewali

Karumasing & Kp. Baru

343

jiwa

 

 

- Puncak + Polewali

Sangiangseri

180

jiwa

 

 

- Puncak

Ds. Alenangka

66

jiwa

 

 

- Puncak

Ds. Gareccing

66

jiwa

 

 

- Aska

Ds. Aska

50

jiwa

 

 

- Kompang (Sinjai Tengah)

Dsn. Gareccing

4

jiwa

 

 

- Songing

Dsn. Gareccing

3

jiwa

 

 

- Sangiangseri

Lingk. Samaenre

5

jiwa

Kolam Pemandian

6.

Kec. Sinjai Borong

 

756

jiwa

 

 

Desa Bonto Katute

 

 

 

 

 

- Dsn. Katute

Kantor Desa

250

jiwa

 

 

- Dsn. Coddonge

Rumah Kepala Dusun

210

jiwa

 

 

- Dsn. Bolalangiri

Rumah Kepala Dusun

181

jiwa

 

 

Desa Barambang

 

 

 

 

 

- Dsn. Bonto Manai

 

70

jiwa

 

 

Desa Biji Nangkae

 

 

 

 

 

- Dsn. Nangkae

Bua & Tatongko

45

jiwa

 

7

Tellulimpoe

 

263

jiwa

 

 

 

 

8.053

jiwa

 

Data per tanggal 29 Juni 2006

 




2.           KONDISI KERUSAKAN INFRASTRUKTUR SPAM



2.1           Kabupaten Sinjai

 

Di PDAM Kota Sinjai, Kabupaten Sinjai terdapat 2 Sistem Penyediaan Air minum (SPAM) yaitu:

 

1.    IPA kapasitas 3 x 20 L/dt

Air baku dari intake dipompa ke IPA dan air didistribusikan ke konsumen secara gravitasi.

2.    Mata air 3 L/dt

Air dari mata air Waetuo dialirkan ke pelayanan secara gravitasi.

Akibat dari bencana banjir bandang maka SPAM di Kabupaten Sinjai mengalami kerusakan. Rincian kerusakannya adalah sebagai berikut:

 

Tabel 2.1 Kondisi Kerusakan SPAM di IPA Kabupaten Sinjai

PDAM

No.

Rincian kerusakan

Volume

Kondisi Operasi

IPA Kota Sinjai

1.

Pompa Centrifugal (Q 40 l/dt; H 125 m)

2 unit

Beroperasi sementara dengan pompa dan mobil tangki sampai transmisi sudah diperbaiki

2.

Pompa Centrifugal (Q 30 l/dt; H 125 m)

2 unit

3.

Pompa Centrifugal (Q 20 l/dt; H 125 m)

2 unit

4.

Pipa PVC (dia. 75 150 mm)

1.500 m

5.

Sambungan Rumah (SR)

250 unit

Mata Air

 

-

 

Beroperasi, kap. 3 l/dt

Data per tanggal 29 Juni 2006

 

2.2           Kabupaten Bulukumba

 

Di Kota Bulukumba terdapat 3 Sistem Penyediaan Air minum (SPAM) dan 2 IKK yaitu:

 

1.    IPA Barabba kapasitas 20 L/dt

Air baku dari intake dipompa ke IPA dan air didistribusikan ke konsumen secara gravitasi.

2.    Sumur bor Barabba 20 L/dt

3.    IPA Bontonyeleng

Air baku dialirkan secara gravitasi.

4.    IKK Bontobangun

Mata air dengan kapasitas 5 L/dt yang didistribusikan ke konsumen secara gravitasi.

5.    IKK Tanaberu

Mata air dengan kapasitas 10 L/dt yang didistribusikan ke konsumen dengan pompa.

 

Akibat dari bencana banjir bandang maka SPAM di Kabupaten Bulukumba mengalami kerusakan. Pipa transmisi air baku untuk IPA, yaitu pipa GIP dia 8 inchi sepanjang 1,4 km hanyut terbawa arus air. Selain itu, pompa air baku juga mengalami kerusakan. Rincian kerusakannya adalah sebagai berikut:

 

Tabel 2.2 Kondisi Kerusakan SPAM di Kabupaten Bulukumba

No.

Kota/

Kecamatan

Sistem PAM

Kerusakan Infrastruktur

Kondisi Operasi

1.

Kota Bulukumba

IPA Barabba

Pompa air baku 1 unit

Pipa transmisi 1.400 m

Beroperasi secara darurat

Sumur dalam

 

 

IPA Bontonyeleng

 

 

2.

IKK Bontobangun

Mata air 5 l/dt

Sambungan Rumah 250 unit

Beroperasi

3.

IKK Tanaberu

Mata air 10 l/dt

Sambungan Rumah 75 unit

Beroperasi

Data per tanggal 29 Juni 2006

 

 

2.3           Kabupaten Bantaeng

 

Di Kabupaten Bantaeng terdapat 2 Sistem Penyediaan Air minum (SPAM) yaitu:

 

1.    IPA Sungai Bialo kapasitas 20 L/dt

Air baku dari intake dipompa ke IPA dan air didistribusikan    ke konsumen secara gravitasi.

2.    Mata air Eremerasa 25 L/dt

Air dari mata air didistribusikan ke konsumen secara gravitasi.

 

Akibat dari bencana banjir bandang maka SPAM di Kabupaten Banteng mengalami kerusakan. Transmisi untuk IPA Sungai Bialo mengalami kerusakan karena pipa transmisi air baku sepanjang 1,4 km hanyut. Saat ini, sementara air baku mengambil dari intake yang lama dengan sistem pemompaan. Rincian kerusakannya adalah sebagai berikut:

 

Tabel 2.3 Kondisi Kerusakan SPAM di Kabupaten Bantaeng

No.

Kota/

Kecamatan

Sistem PAM

Kerusakan Infrastruktur

Kondisi Operasi

1.

Kabupaten Bantaeng

IPA Sungai Bialo

Pompa intake 2 unit

Pipa GIP dia 100200 mm 550 m

Pipa PVC dia 50200 mm 1.810 m

Jembatan pipa GIP 100200 4 unit

Pelintas pipa GIP 1 unit

Intake 1 unit

Sambungan Rumah 75 unit

Beroperasi

Mata air Emerasa

 

Beroperasi

Data per tanggal 29 Juni 2006

 



2.4           Kabupaten Jeneponto

 

Di Kabupaten Jeneponto terdapat 3 Sistem Penyediaan Air minum (SPAM) yaitu:

 

1.    IPA 1 kapasitas 10 L/dt

2.    IPA 2 kapasitas 20 L/dt

3.    IPA 3 kapasitas 20 L/dt

 

 

Transmisi air baku dan distribusi air bersih ketiga IPA tersebut menggunakan sistem pemompaan. Akibat dari bencana maka SPAM mengalami kerusakan. Rincian kerusakannya adalah sebagai berikut:

 

Tabel 2.4 Kondisi Kerusakan SPAM di Kabupaten Jeneponto

No.

Kota/

Kecamatan

Sistem PAM

Kerusakan Infrastruktur

Kondisi Operasi

1.

Kabupaten Jeneponto

IPA 1

Pompa Centrifugal (Q 20 l/dt; H 60 m) 1 unit

Pompa Centrifugal (Q 10 l/dt; H 20 m) 1 unit

Beroperasi

IPA 2

IPA 3

Data per tanggal 29 Juni 2006

 

2.5           Kabupaten Bone

 

Di Kabupaten Jeneponto terdapat 3 Sistem Penyediaan Air minum (SPAM) IKK yaitu:

 

1.    IKK Pompanua dengan IPA kapasitas 10 L/dt

IPA ini menggunakan sistem pemompaan (ex JICA)

2.    IKK Camming kapasitas 5 L/dt

Sumber air baku sumur bor dengan sistem pemompaan

3.    IKK Bojo/ Kajuara kapasitas 20 L/dt

Sumber air baku dari mata air dengan sistem gravitasi

 

Akibat dari bencana banjir bandang maka SPAM di Kabupaten Bone mengalami kerusakan. Rincian kerusakannya adalah sebagai berikut:

 

 

 

Tabel 2.5 Kondisi Kerusakan SPAM di Kabupaten Bone

No.

Kota/

Kecamatan

Sistem PAM

Kerusakan Infrastruktur

Kondisi Operasi

1.

Kabupaten Bone

IKK Pompanua

Intake 1 unit

Pompa Alcon 1 unit

Beroperasi darurat

IKK Camming

Panel pompa 1 unit

Beroperasi

IKK Bojo/ Kajuara

Pipa PVC dia. 75150 mm 1.020 m

Sambungan Rumah (SR) 150 unit

Beroperasi

Data per tanggal 29 Juni 2006

 

3.            KEGIATAN TANGGAP DARURAT

 

Sebagai akibat bencana banjir dan longsor maka terjadi kerusakan-kerusakan Prasarana dan Sarana Air Bersih dan Sanitasi serta ribuan orang mengungsi.

 

3.1           Kabupaten Sinjai

 

Di Kabupaten Sinjai, sebanyak 8.053 orang diungsikan di beberapa lokasi pengungsian. Para pengungsi ini membutuhkan Prasarana dan Sarana untuk Air Minum dan Sanitasi. Kegiatan tanggap darurat yang telah dilakukan adalah membangun 8 unit  MCK dari PPK Sanitasi Sulsel dan 4 unit dari PMI yang rencananya akan ditambah lagi. Sedangkan HU yang telah ditempatkan sebanyak 25 unit.

 

Saat ini, sedang diupayakan pengiriman bantuan dari Direktorat Jenderal Cipta Karya sebanyak 20 HU dan Pipa HDPE dia. 1,5 inchi sepanjang 1,5 km. Selain itu, bersamaan juga akan dikirim pompa dari SNVT Sulsel. Bantuan ini direncanakan dikirim melalui kapal dari Jakarta pada Minggu pagi 2 Juli 2006 dan direncanakan tiba di Makassar pada Selasa sore 4 Juli 2006.

 

Karena PDAM tidak dapat beroperasi maka untuk tanggap darurat penyediaan air minum di Kabupaten Sinjai mengandalkan pada mata air Waetuo dan mengoperasikan mobil tangki untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat. Mobil tangki tersebut 3 berasal dari PDAM, 2 merupakan pinjaman, dan 2 bantuan dari Inco. Selain itu, juga menggunakan 5 dump truck yang dimuati dengan tangki. Sehingga total ada 12 tangki untuk menyuplai air bersih.

 

3.2           Kabupaten Bulukumba

 

Di Kabupaten Bulukumba, kegiatan tanggap darurat yang dilaksanakan adalah pemasangan pompa dan pipa untuk air baku yang mengambil dari sumber air baku yang lama. Sehingga, saat ini operasi IPA dapat beroperasi. Sedangkan untuk tempat pengungsian tidak ada sehingga tidak ada tanggap darurat untuk Penyediaan Prasarana dan Sarana Air Minum dan Sanitas.

 

3.3           Kabupaten Bantaeng

 

Di Kabupaten Bantaeng, kegiatan tanggap darurat yang dilaksanakan adalah melakukan perbaikan jembatan pipa, pelintas pipa, dan pompa yang rusak sehingga saat ini sistem sudah dapat beroperasi. Tempat pengungsian tidak ada sehingga tidak ada kegiatan tanggap darurat Air Minum dan Sanitasi.

 

 

  

3.4           Kabupaten Jeneponto

 

Di Kabupaten Jeneponto, saat ini sudah dilaksanakan perbaikan darurat untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi akibat banjir. Pengungsi dan tempat penampungan juga tidak ada sehingga tidak ada kegiatan tanggap darurat Air Minum dan Sanitasi.

 

  

 

Secara keseluruhan, rincian kegiatan tanggap darurat yang telah dilaksanakan dijabarkan sebagai berikut:

 

Tabel 3.1 Uraian Tanggap Darurat

No.

Uraian Tanggap Darurat

Volume

Kekurangan

 

Kabupaten Sinjai

 

 

1.

Mobil Tangki air

7 unit

 

2.

Pompa centrifugal 2040 l/dt, 125 m

6 unit

 

4.

Pipa PVC dia. 75150 mm

1.500 m

 

7.

Sambungan Rumah (SR)

250 unit

 

8.

Pipa HDPE dia. ½ inchi

 

5.000 m

9.

Hidran umum

25 unit

50 unit

10.

MCK

 

50 unit

11.

Jerigen air 20 L

1.500 buah

 

12.

Pembersihan intake

1 unit

 

 

Kabupaten Bulukumba

 

 

1.

Hidran Umum

18 unit

 

2.

Mobil Tangki Air

2 unit

 

3.

Pipa GIP dia. 150 mm

1.200 m

 

4.

Pompa Centrifugal 20 l/dt + aksesoris

1 unit

 

5.

Perbaikan pompa

1 unit

 

6.

Jerigen air 20 L

500 buah

 

 

Kabupaten Bantaeng

 

 

1.

Hidran umum

5 unit

 

2.

Mobil tangki air

5 unit

 

3.

Pemasangan pipa PVC dia. 100200 mm

450 m

 

4.

Jembatan pipa GIP dia. 100200 mm L 48 m

4 unit

 

5.

Pelintas pipa GIP dia. 100 mm L 6 m

1 unit

 

6.

Perbaikan pompa

2 unit

 

7.

Pembersihan intake

1 unit

 

8.

Sambungan Rumah (SR)

75

 

 

Kabupaten Jeneponto

 

 

1.

Perbaikan Pompa Centrifugal 1020 l/dt

2 unit

 

 

Kabupaten Bone

 

 

1.

Pipa PVC dia. 75150 mm

1.020 m

 

2.

Pompa Alcon dia. 75 mm

2 unit

 

3.

Sambungan Rumah (SR)

150 unit

 

5.

Panel Pompa

1 unit

 

 

 

4.            REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI

 

Kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi diuraikan sebagai berikut:

 

Tabel 3.2. Uraian Rehabilitasi dan Rekonstruksi

No.

Uraian Tanggap Darurat

Volume

Kekurangan

 

Kabupaten Sinjai

 

 

1.

Pemasangan Genset 250 KVA

1 unit

 

2.

Pompa submersible nonclogging 5 l/dt

1 unit

 

4.

Rehab intake

1 unit

 

 

Kabupaten Bulukumba

 

 

1.

Pemindahan intake

1 unit

 

2.

Pemasangan Pipa dia. 150 mm

1.000 m

 

 

Kabupaten bantaeng

 

 

1.

Rehab intake dan rumah pompa

1 unit

 

 

Kabupaten Bone

 

 

1.

Pompa submersible nonclogging 5 l/dt

1 unit

 

Data per tanggal 29 Juni 2006