BALAI TEKNIK AIR MINUM
DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Daftar    Login   

PENYEHATAN PDAM MELALUI BIMBINGAN TEKNIS

Bekasi – Salah satu komponen dalam penilaian kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) adalah aspek Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi motor penggerak organisasi. Walaupun aspek SDM memiliki bobot hanya 15% dalam penentuan kinerja, namun sebagai pengelola organisasi akan berdampak pada aspek-aspek penting yang lain seperti aspek keuangan, pelayanan, dan operasional. Mengingat pentingnya faktor SDM dalam mendukung kinerja organisasi PDAM, maka Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Teknik Air Minum merasa perlu untuk menyelenggarakan bimbingan teknik bidang air minum untuk SDM pengelola PDAM.

Bimbingan teknis bidang air minum pada tahun anggaran 2017 untuk angkatan pertama dilaksanakan pada tanggal 13 – 24 Maret 2017 di Balai Teknik Air Minum, Jl. Chairil Anwar I no.1 Margahayu Bekasi Timur dengan peserta PDAM dari beberapa kota dan kabupaten di Indonesia. Bimbingan Teknis yang terdiri dari 2 (dua) modul ini, Perencanaan Instalasi Pengolahan Air dan Mekanikal Elektrikal Air Minum ini dibuka oleh Direktur Jenderal Cipta Karya, Ir. Sri Hartoyo, Dipl.SE,ME. Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Cipta Karya, Ir. Sri Hartoyo, Dipl.SE,ME mengatakan pentingnya penyediaan air minum yang berkualitas sesuai standar dari Kementerian Kesehatan dengan memperhatikan aspek kualitas, kuantitas, kontinuitas dan keterjangkauan. Untuk mencapai keempat aspek dalam penyediaan air minum tersebut dimulai dari perencanaan yang tepat dengan mempertimbangkan kriteria-kriteria desain berdasarkan laju pertumbuhan penduduk dan kondisi lingkungan yang akan berpengaruh terhadap kualitas air baku dimasa mendatang. Pencapaian keempat aspek tersebut juga dipengaruhi oleh pengelolaan sarana dan prasarana pendukung, salah satunya adalah peralatan mekanikal dan elektrikal. Hal ini menjadi penting karena sebagian besar PDAM di Indonesia masih menggunakan sistem pompanisasi untuk menyalurkan air ke rumah-rumah pelanggannya.

Bimbingan teknis dilaksanakan dengan metode problem solving, yaitu peserta membawa permasalahan yang sedang dihadapi di PDAM masing-masing untuk diselesaikan dalam pelaksanaan bimbingan teknik melalui diskusi dengan instruktur maupun rekan-rekan sesama peserta. Setelah peserta memperoleh bimbingan teknis diharapkan mampu memecahkan persoalan di instansi masing-masing, sehingga dapat meningkatkan kinerja PDAM masing-masing peserta.


PENCAPAIAN 100-0-100 MELALUI PENYEHATAN PDAM

Bekasi – Salah satu target capaian dalam program 100-0-100 adalah akses aman air minum

Bimbingan Teknis Penanganan Kehilangan Air dan Operasi dan Pemeliharaan IPA

Bekasi –  Salah satu capaian program 100-0-100 dari Direktorat

PENYEHATAN PDAM MELALUI BIMBINGAN TEKNIS

Bekasi – Salah satu komponen dalam penilaian kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)

Dalami Ilmu, Mahasiswa Trisakti Kunjungi Balai TAMS I

Bekasi – Rabu (01/06/2016) pagi, mahasiswa Teknik Lingkungan,

 
Untitled Document
Back To Top