TIK Usung Ditjen Cipta Karya Jadi Organisasi Modern

Dec 9 • Berita • 225 Views • No Comments

Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat saat ini tengah gencar menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang efektif dan efisien dalam mendukung pelayanan informasi publik menuju tata kelola pemerintahan yang baik. Upaya tersebut memerlukan dukungan seluruh stakeholder  di seluruh unit kerja dan satuan kerja di lingkungan Ditjen Cipta Karya.

20161207_bimtek_bsr

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Upaya yang dilakukan salah satunya dengan Bimbingan Teknis TIK kepada seluruh unit kerja untuk mengenalkan produk TIK, pembinaan dan pengenalan manajemen TIK, dan uji coba sistem/aplikasi yang telah dikembangkan oleh Ditjen Cipta Karya. Bimtek diselenggarakan di Jakarta pada 5-6 Desember 2016, diikuti oleh seluruh unit kerja dan Satuan Kerja tingkat pusat di lingkungan Ditjen Cipta Karya.

“Pengelolaan TIK di lingkungan Ditjen Cipta Karya perlu dilakukan secara komprehensif untuk memenuhi Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 17 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan TIK di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan sesuai Rencana Induk Pengembangan (RIP) TIK Ditjen Cipta Karya,” ungkap Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman, Dwityo A. Soeranto, saat membuka Bimtek.

Pengelolaan TIK di lingkungan Ditjen Cipta Karya dilakukan untuk merencanakan, melaksanakan, dan memanfaatkan serta menjadi media penyebarluasan informasi dengan memperhatikan efisiensi penggunaan sumber daya, pengelolaan risiko terkait TIK dan mempertimbangkan penggunaan teknologi mutakhir, tepat guna, dan berkelanjutan.

Pengelolaan TIK dibagi menjadi empat pilar utama yaitu Sumber Daya Manusia dan Manajemen TIK (brainware), Perangkat Keras (hardware), Perangkat Lunak (software) serta substansi Data dan Informasi (dataware).

Dalam pilar brainware, telah diterbitkan SE Direktur Jenderal Cipta Karya Nomor 53 tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengelolaan Teknologi Informasi Komunikasi di lingkungan Ditjen Cipta Karya yang memuat panduan dalam manajemen dan teknis pengelolaan TIK di lingkungan Ditjen Cipta Karya. Terkait hal tersebut, Ditjen Cipta Karya telah menyusun Rencana Induk Pengembangan Pengembangan (RIP) TIK tahun 2016-2019 yang berisi langkah-langkah untuk mewujudkan target pengembangan TIK hingga tahun 2019.

Pengelolaan Perangkat Keras (hardware) diwujudkan dengan membangun jaringan komunikasi data antara pusat dengan 33 provinsi yang meliputi jaringan kabel, nirkabel, absensi elektronik, video conference dan sistem server provinsi menggunakan teknologi Virtual Private Network (VPN).

Saat ini telah dikembangkan jaringan CCTV kegiatan strategis yang meliputi kegiatan PLBN di 7 lokasi (Entikong, Motaain, Motamasin, Wini, Skouw, Nanga Badau dan Aruk) dan TPA Regional di 2 lokasi (Legok Nangka dan Nambo).

Sedangkan pengelolaan perangkat lunak (software), telah difasilitasi 42 sistem/aplikasi aktif di lingkungan Ditjen Cipta Karya yang telah terhosting di Virtual Private Server (VPS) Pusdatin Kementerian PUPR dan dapat diakses pada alamat web http://ciptakarya.pu.go.id. Seluruh sistem/aplikasi tersebut telah didampingi tata kelolanya agar sesuai dengan standar Kementerian PUPR.

Pilar terakhir, dalam Pengelolaan Data dan Informasi (dataware) telah dikembangkan Data Warehouse Cipta Karya yang merupakan kumpulan aplikasi yang terintegrasi untuk mendukung proses dalam pengambilan keputusan, perlu adanya komitmen dari stakeholder dalam pengelolaan dan update data infrastruktur permukiman. (Dit. KIP)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

« »