RPKPP

RPKPP merupakan rencana aksi program strategis untuk penanganan permasalahan permukiman dan pembangunan infrastruktur bidang cipta karya pada kawasan prioritas di perkotaan. RPKPP ini merupakan penjabaran dari SPPIP untuk kawasan permukiman prioritas dengan tetap mengacu pada arah pengembangan kota untuk bidang permukiman dan infrastruktur permukiman perkotaan.



Karakteristik Penyusunan RPKPP:
  • RPKPP berorientasi pada penanganan kawasan permukiman yang diprioritaskan pembangunannya
  • rencana pembangunan kawasan yang terdapat dalam RPKPP dilakukan secara logis dan bertahap sesuai kebutuhan
  • rencana pembangunan kawasan yang dihasilkan memiliki tingkat implementasi yang tinggi karena dalam penyusunannya melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang terkait termasuk masyarakat yang terkena dampak, serta mempertimbangkan kebijakan-kebijakan makro di atasnya
  • produk yang dihasilkan dari RPKPP dapat langsung diimplementasikan pada sebagian kawasan paling cepat pada tahun berikutnya, karena RPKPP ini mencakup juga perencanaan detail untuk kawasan pembangunan tahap 1.

Fungsi RPKPP dalam Kerangka Pembangunan Permukiman dan Infrastruktur Perkotaan:
  • sebagai alat operasionalisasi dalam penanganan kawasan permukiman prioritas; dan
  • sebagai masukan dalam penyusunan RPIJM

Keluaran RPKPP:
  1. Dokumen Rencana Pembangunan Kawasan Permukiman Prioritas (RPKPP), yang memuat:
    • Profil kawasan permukiman prioritas berdasarkan arahan indikasi dalam SPPIP
    • Kajian mikro kawasan permukiman prioritas berdasarkan arahan dalam SPPIP
    • Potensi dan permasalahan pembangunan permukiman dan infrastruktur permukiman perkotaan pada kawasan permukiman prioritas
    • Konsep dan rencana penanganan pada kawasan permukiman prioritas
    • Rencana aksi program pembangunan permukiman dan infrastruktur perkotaan pada kawasan prioritas selama 5 tahun
    • Kawasan di dalam kawasan prioritas yang akan dilakukan pembangunannya pada tahap pertama (dilakukan penyusunan rencana penanganan secara lebih rinci dan operasional, dengan tingkat kedalaman skala perencanaan 1:1000)
    • Rencana Detail Desain (Detailed Engineering Design/DED) infrastruktur bidang cipta karya untuk kawasan prioritas yang pembangunannya akan dilaksanakan pada tahun pertama yang disajikan dalam bentuk 3D.
    • Dokumen spasial terkait dengan konsep, rencana penanganan, rencana aksi program dalam skala 1:5.000 (untuk kawasan prioritas) dan skala 1:1.000(untuk kawasan pembangunan tahun pertama)
  2. Dokumen Penyelenggaraan (Proceeding) Kegiatan, yang memuat
    • Notulensi dari tiap penyelenggaraan kegiatan-kegiatan penyepakatan dan sosialisasi;
    • absensi dan daftar hadir tiap penyelenggaraan kegiatan penyepakatan dan sosialisasi;
    • Materi yang disampaikan;
    • Bentuk-bentuk kesepakatan yang dihasilkan; dan
    • Proses penyelenggaraan partisipatif melalui pendekatan Community based Participatory Approach (CPA)
  3. Dokumen Rencana Detail Desain (DED), yang memuat:
    • DED untuk komponen infrastruktur bidang cipta karya dan sektor terkait lainnya pada kawasan pembangunan tahap pertama
    • Rencana Anggaran Biaya (RAB)
  4. Dokumen Profil Kawasan Permukiman Prioritas, yang memuat:
    • Profil Kawasan Prioritas (aspek fisik dan non-fisik)
    • Hasil kajian potensi dan permasalahan kawasan prioritas
  5. Dokumen Konsep Pembangunan Kawasan Permukiman Prioritas, yang memuat Konsep 3 dimensi (3D) pembangunan kawasan prioritas