http://ciptakarya.pu.go.id/bangkim/perdakumuh
Apa yang menarik pada Rapat Pembahasan Awal Kab. Minahasa Selatan (20 Mei 2016)?
Sabtu, 21 Mei 2016 (17:29)

Rapat Pembahasan Awal (PA) pada penyusunan Raperda Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kab. Minahasa Selatan, dimulai pukul 10.30 Wita setelah upacara Hari Kebangkitan Nasional.

Rapat yang dibuka oleh perwakilan Bappeda dilanjutkan dengan sambutan singkat dari Kepala Satker PKP BANKIM Prov. Sulut Bpk. Normansjah Wartabone. Setelah itu, Sekretaris Tim Pokjanis Bpk. Brando Tampemawa, SH.,MH (Kabag Hukum), full time memandu jalannya PA, yang dihadiri Anggota Tim Pokjanis dan Konsultan Individu (Juni Tangka, Meylan Tolena, Rolly Toreh).

Sekretaris Tim Pokjanis Bpk. Brando mulai menggiring peserta agar fokus pada draft Raperda dan Naskah Akademik Versi yang di tampilkan Konsultan Individu, agar ditanggapi, diberi masukan, saran atau argumentasi kritis soal kearifan lokal. Sehingga, akademisi Windi Mononimbar turut memberi argumen bahwa konten lokal yang akan di input dalam naskah akademik benar-benar melukiskan potret tradisi yang berkembang di Minsel dalam hal bangunan rumah, gotong royong, panen ikan, dan kekerabatan lainnya. Hal yang sama juga ditekankan Bpk. Norman (KaSatker), agar bangunan rumah diberi aksen tradisional seperti di Toraja dan Minangkabau.

Suasana PA tuntas mengupas isi draft raperda dan naskah akademik versi 0 dengan beberapa catatan yang perlu dilengkapi untuk kemudian di peresentasikan Pokjanis pada Rapat Internal Pokjanis yang disepakati bersama Konsultan Individu pada hari Senin, 23 mei 2016 mendatang.

Yang menarik adalah sambutan dari unsur DPRD Kab. Minahasa Selatan, Bpk. Harianto Suratinoyo selaku Ketua Balegda, menyampaikan dukungan penuh mempercepat penyusunan Raperda menjadi Perda karena kegiatan ini merupakan bagian program prioritas Presiden yang urgen dan menyejahterakan. "Pencegahan kumuh, kesejahteraan rakyat, dan pemberantasan kemiskinan adalah crash program presiden, termasuk Raperda Kumuh di kab. Minsel. Jadi kami targetkan Agustus tahun ini segera di Perdakan." Pungkasnya. (ed/rollytoreh)