Proses Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana Gempa Bumi, Tsunami dan Likuefaksi Pasigala tahun 2018 terus dikebut. Salah satu hal yang dikebut adalah penyediaan lahan dan rumah pengganti bagi korban terdampak yang harus direlokasi dari huniannya.

Selain lokasi yang sudah ada, seperti Huntap Tondo 1, Duyu, Pombewe, dan beberapa lokasi satelit lainnya, terdapat dua lokasi lagi yang menjadi kawasan Hunian Tetap untuk relokasi korban bencana tersebut, yakni Huntap Tondo 2 dan Talise.

Huntap Tondo 2, berdiri di atas lahan yang luasnya 65,30 Ha dengan target hunian sebanyak 800an unit yang saat ini dengan luasan kawasan yang ada hendak diupayakan menjadi 1300an unit hunian. Sedangkan Huntap Talise, berdiri di atas lahan seluas 46,80 Ha dengan target hunian sebanyak 500an unit, yang juga tengah diupayakan untuk dapat mencapai 750an unit hunian.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Tengah, Ferdinand Kana Lo, menjelaskan, saat ini lokasi Kawasan Huntap Tondo 2 & Talise sedang dalam tahap Land Clearing dan Land Development. “Dengan Progres yang saat ini telah dicapai, kita optimis untuk tahap Land Clearing dan Land Development ini dapat selesaikan sampai batas waktu yang telah ditentukan, yaitu 31 Desember 2020.”, jelas Ferdi.

PPK PKP 1, Azmi Hayat, yang ditemui terpisah mengatakan bahwa saat ini Lokasi Kawasan Huntap Tondo 2 & Talise telah mencapai progress di atas 70%. “Untuk Huntap Tondo 2 itu sudah 70,43%, dan Talise sekitar 80,31%. Tapi ini baru tahapan Land Clearing sama Land Development ya, belum tahapan yang lain. Dan targetnya 31 Desember 2020 ini sudah 100%, semoga tanpa kendala berarti sehingga target tersebut dapat terpenuhi.”, tutur Azmi. (Rian - BPPW Sulteng)